Select Page
5 Macam penumpang Comuterline

5 Macam penumpang Comuterline

Comuterline adalah salah satu angkutan transportasi umum di Indonesia yang banyak digunakan masyarakat. Transportasi ini merupakan salah satu transportasi dengan biaya murah dan cepat. Berbagai kalangan menggunakan transportasi ini setap harinya untuk mempermudah mobilisasi. Menurut data dari www.krl.co.id situ resmi Comuterline Indonesia , setiap hatinya comuterline melayani 1,2 juta penumpang per hari dengan kekuatan armada KRL hingga 1.450 unit pada tahun 2019. Comuterline akrba disebut KRL dan si penumpangnya di sebut “ANGKER (Anak Kereta) hihi. Dari sekian banyak penumpang kebayang dong gimana macem-macem penumpang di KRL.

Gue merupakan salah satu penumpang KRL yang berangkat tujuan Depok-Sawah Besar. Kalo diinget-inget banyak sebenernya lucu, karena penumpang di KRL tuh unik banget, kadang bikin geleng-geleng kepala sendiri. Berikut beberapa jenis penumpang KRL versi gue.

1 Ikutin Arus

Penumpang jenis ini merupakan penumpang yang kalo berdiri ga pernah pegangan, biasanya hobi mereka nyender ke sesama penumpang dan bikin pegel shay. Penumpang seperti ini kebanyakan berdiri di tengah-tengah kerumunan. Jadi kalo masinis ngerem keretanya pasti deh yang di depan ke gencet huhu.

2. Pura-pura tidur

Bisa duduk di KRL merupakan sesuatu yang wah banget. Biasanya para penumpang yang udah duduk, kebanyakan pasang headset trus tidur. Sebenernya antara tidur beneran atau tidur bohongan sih. Kadang ada ibu hamil atau lansia yang butuh duduk harus harus membangunkan mereka.

3. Punya Genk

Duuuh ibu-ibu atau bapak-bapak kaya gini rumpi banget, sepanjang perjalanan mereka ngobrol kaya lagi tamasya hahaha. Seru sih ngupingnya tapi terkadang pembahasan mereka suka ngaur. Bahkan pernah ada lho yang saling nyindir hmm gabaik.

4. Ajang cari jodoh

Jodoh itu bisa ketemu dimana aja bener adanya, salah satunya di KRL. Ternyata banyak penumpang yang saling jatuh cinta dan akhirnya memadu kasih, ada juga yang selingkuh hmm bahaya. Tapi itu true story lho, gue punya cerita beberapa temen dan lihat sendiri orang-orang yang selingkuh di KRL. Tapi ga selalu selingkuh, mungkin kalian bisa cari gebetan baik di KRL, who know karena jodoh kan ga tau kapan datengnya hahaha

5. Gamau Kalah

Nah jenis penumpang kaya gini nih yang suka bikin bete. Suka ngerasa paling bener dan galiat sikon, jenisnya banyak banget. Kadang ada yang gamau taro tasnya di atas penempatan tas, padahal tas yang dia gunakan itu gede banget dan padet. Kebanyang kan kalo orang yang digencet pake tas itu gimana sakitnya, belom lagi kalo isi tanya bukan benda tumpul bikin badan sakit. Ada lagi orang yang nginjek kaki tanpa minta maaf, kita tegur eh dia yang lebih galak hmm, dan terakhir nih pengalaman gue ketemu penumpang yang ga taat peraturan. Jelas-jelas gaboleh makan dan minum di KRL eh mereka malah tamasya, kalo ditegur lebih galak dan yang parahnya lagi minumannya tumpah ke baju penumpang lainnya. Kebayangkan betenya kaya apa.

Nah lima jenis penumpang yang dideskripsikan di atas mungkin belum mencakup semuanya. Tapi sebenernya poin yang mau disampaikan adalah bijaklah dalam menggunakan transportasi umum. Kita harus bisa mengontrol diri kita agar tidak melanggar aturan dan merugikan orang lain, karena yang pakai transportasi umum bukan kita aja tapi semua orang. So, yu kita mulai bijak dari diri sendiri 🙂

Lebih baik mana Sepatu High Heels atau Wedges?

Lebih baik mana Sepatu High Heels atau Wedges?

Sepatu merupakan bagian penting wanita. Tak jarang wanita rela mengeluarkan biaya yang banyak untuk membeli sepatu impian. Ada banyak jenis sepatu wanita, salah satunya adalah wedges dan higheels. Kedua jenis sepatu ini merupakan sama sama favorit kebanyakan wanita, jenis sepatu ini juga hampir mirip, kegunaanya pun hampir sama. Namun, walaupun memiliki kesamaan (memiliki heels), kita harus paham kapan sih sepatu jenis ini baik digunakan.

Setiap wanita pasti ini menampilkan kelebihan yang dimiliknya, salah satunya memiliki kaki yang bagus, untuk itu sangat cocok menggunakan sepatu high heels. Bukan hanya untuk wanita yang memiliki kaki bagus, sepatu jenis ini juga membantu menunjang penampilan agar lebih pede. Sepatu ini memberikan efek tinggi semampai dan anggun. Sepatu ini juga cocok dipakai untuk moment apapun, baik kerja maupun kegiatan sehari-hari.
High heels sendiri memiliki ukuran tinggi yang berbeda, beda dari 3 cm sampai lebih dari 7 cm, semua dapat disesuaikan dengan kebutuhan. Namun, balik keindahan penampilan kaki ber-highheels, banyak sekali dampak buruk yang tidak hanya akan dialami kaki tapi juga punggung dan tubuh secara keseluruhan. Banyak wanita merasa tidak sanggup menahan sakit akibat dari heels, terlebih lagi untuk pengguna baru. Kadang banyak dari mereka harus merasakan lecet kaki berhari-hari. Hal tersebut tentunya tidak baik, akhirnya tak jarang banyak wanita berpaling pada wedges, sepatu yang juga memiliki ketinggian sama seperti heels. Berbeda dengan heels, wedges didesain sedemikian rupa dengan support dan kenyamanan lebih.
Wedges sendiri didesign agar pengguna lebih mudah melangkah dan menjaga keseimbangan badan karena dapat sedikit mengurangi efek tegang dan membuat otot betis lebih rileks dibanding heels. Hal itu terjadi karena dengan sepatu jenis ini ketegangan pada jalur plantar dapat diminimalisasi. Namun wedges kurang cocok digunakan bagi wanita yang memiliki postur tubuh kurang tinggi, sebab wedges sendiri memiliki ukuran yang lebih berat dan besar. Hal tersebut dapat memberikan efek bantet dan penampilan menjadi kurang elegan. Sebaiknya sebelum memutuskan untuk menggunakan wedges atau heels ada beberapa aspek yang harus diperhatikan :

1. Lama pemakaian
Perhatikan berapa lama kalian akan menggunakan sepatu tersebut, apakah lebih dari 8 jam ? atau seharian? perhatikan lama penggunaannya. Apabila penggunaanya lebih lama sebaiknya menggunakan dan harus menggunakan sepatu memiliki heels. Sebaiknya menggunakan wedges karena dapat mengurangi rasa sakit dan memberikan kenyamanan dalam berkegiatan. Namun sebaliknya, kalo waktunya tidak terlalu lama dan acaranya formal kalian gunakan sepatu high heels. Saran aja sih baiknya bawa sepatu flat shoes atau sandal sebagai pengganti ketika acara selesai.

2. Perhatikan Lokasi yang dituju
Kalian juga harus memperhatikan lokasi yang akan dituju. Kalo tempat berupa tempat yang datar, seperti kantor, mall ataupun acara resmi tak apa menggunakan sepatu heels atau wedges. Jangan sampe kalian menggunakan jenis sepatu ini di pasar, bikin repot sis!

3. Transportasi yang digunakan
Kalo kalian menggunakan sepatu jenis ini jangan coba-coba digunakan di kereta comuterline, apalagi comuterline Jakarta-Bogor, Bogor-Jakarta, Jarta-Bekasi dst dan di jam kerja, ini akan sangat menggagu dan bisa melukai orang lain. Kondisi kereta yang tidak kondusif dan padat akan membuat kaki orang lain terinjak dan kesakitan.

4. Cari bahan yang nyaman
Hal paling penting, belilah sepatu dengan senyaman mungkin. Sepatu yang bahanya tidak membuat kaki bau apek atapun basah, alasnya yang tebal dan ringan. Hal tersebut dapat menimbulkan kenyamanan pada si pengguna, sehingga kalian merasa percaya diri ketika menggunakan.

Punya Bos BAPERAN. Exit or Stay?

Punya Bos BAPERAN. Exit or Stay?

Siapa sih yang ga pengen punya bos yang baik hati dan asik. Kayanya itu idaman semua orang deh, kalo punya bos yang asik dan baik pasti bawaanya happy terus dan ke kantor pun ga jadi beban. Eits tapi beda kondisinya kalo kalian di kantor punya bos yang baperan, salah dikit tersinggung padahal kalian ga maksud apa apa. Akibatnya kalo udah salah dan bikin dia sakit hati, langsung deh ngomel-ngomel ga jelas dan lebih parahnya sampe nge-cut kontrak pekerja. Serem banget ga sih? ada yang begitu? Oh banyak banget dan gue mengalami hahaha.

Kalo kondisinya begitu trus gimana kita ngejalani hari-hari? yang pasti kalo gue pribadi ga semangat dan merasa tertekan. Bawaanya ke kantor gapernah happy, apalagi kalo mau minta approved si boss, gue selalu komat kamit baca ayat kursi biat dia lancar jaya semua urusan hahaha. Tapi asli deh serius itu yang gue lakukan dan pastinya yang ngerasain hal macem gini bukan gue doang tapi satu kantor, yang ga kerja sama sama doi pun merasakan hal yang sama dalam kehidupan sehari-hari.

Banyak temen yang memutuskan untuk resign tapi ada juga yang stay, gue salah satunya. Jujur aja sebenernya gue pengen resign tapi gue ragu after itu gue ngapain, kerjaan barupun belum dapet, mau mengembangkan menulis gue baru standart banget.

Akhirnya gue mencoba menerima kondisi dan bersikap nothing to lose. Setelah gue pikir-pikir terus mengeluh bakalan bikin kita ga happy, padahal kan kebahagian adalah salah satu kebutuhan utama dalam hidup. Kalo kita ga happy akhirnya pasti kita ngeluh dan jatohnya jadi ga bersyukur. Ngomongin si bos kesana kemari bawaanya jadi negatif, kayanya itu ga banget. Kita semakin rugi ga bisa ngembangin kemampuan kita karena ketutup rasa takut dan sebel, tapi si bos makin maju karirnya. Berikut saran gue buat temen-temen yang merasakan hal sama :

  1. Coba liat sisi positifnya

Dengan punya bos yang baperan kondisi tertekan membuat kita gabisa berfikir sempurna, akibatnya kerjaan kita jadi ga maksimal padahal kita punya potensi bagus. Rugi banget kan, si bos jadinya liat kesalahan kita terus. Coba deh terima dia, ya walau nyebelin tapi coba untuk menerima dan ga masukin hati. Menerima disini bukan beraarti kalo kita ga salah dan mau disalah-salahin, kita harus bersikap bijak dalam menyikapi hal-hal yang terjadi.

2. Kita harus bersikap lebih dewasa

Walau si bos usianya jauh lebih tua dibanding kita bukan berati dia lebih dewasa, so yang harus kita lakukan adalah bersikap lebih dewasa dibanding dia. Cobalah untuk tidak memasukan ke hati semua hal buruk dan negatif dari si bos, hal itu dilakukan untuk mengurangi rasa sakit hati. Kalian gamau kan setiap hari dipikan kalian cuma mikirin rasa sebel sama si bos dan hari hari kalian jadi ga bersemangat, itu jelas rugi banget.

3. Hindari ngomongin bos sama temen

Kondisi kantor dengan bos yang baperan dan persaingan yang ketat di kantor membuat semua orang selalu ingin menyelamatkan dirinya sendiri. Jadi jangan terpancing untuk mencoba gosipin si bos. Bahaya dan gabaik guys ngomongin orang. Kalo nanti omongan itu sampe ke si bos, padahal kalian ga maksud apa apa itu kan rugi banget.

4. Bersikaplah profesional

Kalo si bos baperan ya kita jangan, kita jangan ikutan kaya doi. Kita harus bersikap profesional lebih baik dari si bos. Bekerja sesuai jobdesk dan apa yang diperintahkan. Kerjain kerjaan kita tepat waktu dan sebaik mungkin.

5. Sabar

Sabar adalah kunci. Sabar membawa kita dalam hal positif, sabar bisa membuat pikiran kita lebih terkontrol dan perasaan kita lebih terarah.

6. Cari kerja baru

Nah part ini adalah part penting, selain beberapa tips di atas kita harus tetep berusaha. Inget Tuhan ga akan merubah nasib kita kalo kita sendiri ga mau berusaha, so jangan nyerah terus aja apply kerja baru kalo kalian emang ngerasa karir dan kondisi di kantor udah gaenak banget. Tapi inget jangan terburu-buru dan nafsu. Hal yang dimulai dari negatif akan berakibat negatif pula, jadi kalian harus tetap stay cool, nothing to lose dan berusaha.

Mengelola keuangan rumah tangga untuk si konsumtif

Mengelola keuangan rumah tangga untuk si konsumtif

Awal pernikahan pastinya adalah masa adaptasi buat kita. Belajar dari awal lagi, menerka-nerka sikon dan sebagainya. Menurut gue pribadi mengelola keuangan adalah sesuatu yang sangat sulit hehehe apalagi gue memiliki kepribadian yang konsumtif dan boros, makanya pasca nikah ini bener-bener gue belajar banget, ya the power of kepepet sih sebenernya. Gue juga pemula yang cuma mau sharing kegiatan aja siapa tau bermanfaat buat temen-temen.

Kebanyakan orang berpendapat bahwa ibu rumah tangga adalah bos besar dalam keluarganya. Bos besar yang mengatur segala operasional keluarga. Pertama kali suami gue memberikan kepercayaannya buat gue mengelola semua keuangan keluarga membuat gue berfikir keras. Satu bulan pernikahan, kondisinya minus, dua bulan impas tanpa tabungan. Sampai akhirnya gue baca-baca, sharing dan mengamati orang orang yang berpengalaman dan gue menemukan metode yang cocok untuk diri gue si konsumtif dan boros ini. Berikut saran dari gue yang harus kalian lakukan :

1. Punya Catetan Khusus Pendapatan dan Pengeluaran

Kenapa harus mencatat ? dan apa aja sih yang dicatat? mencatat adalah sesuatu yg penting banget buat gue mencatat pengeluaran dan pemasukan gue. Catet semua hal yang kita belanjaain. Nantinya catetan ini bisa kita jadikan acuan buat standar kemampuan kehidupan kita dan spare untuk tabungan.

2. Lakukan belanja bulanan

Untuk pekerja yang pendapatannya setiap bulan, gue saranin belanja kebutuhan rumah tangga setiap satu bulan sekali. Selain untuk restock, ga repot belanja belanja lagi, kita juga bisa kontrol uang. Jadi sistem pencatatan rumah tangga kita ga ribet. Kadang kan suka mager tuh kalo beli printilan trus dicatetnya bolak balik, jadi mending sekalian banyak. Satu lagi sih menurut gue bisa lebih hemat hehehe, kan kadang di supermarket kalo belanja sekaligus banyak suka dapet diskon 🙂

3. Catat sebelum belanja !

Penting banget kalo kita mau ke pasar atau supermarket kita mencatat barang apa aja yang mau dibeli. Tujuannya adalah dengan mencatat kita bakalan tau apa aja yang akan dibeli jadi ga double. Catetan itu bisa jadi role kita buat ngerem pas belanja. Jangan belanja barang yang ga perlu.

4. Nabung!

Dan terakhir kali kalian wajib banget buat nabung minimal setidaknya 20 persen untuk tabungan. Apapun kondisinya nabung itu wajib, sebagai pegangan dalam kondisi tak terpikirkan.

Tips dalam Persiapan Pernikahan

Tips dalam Persiapan Pernikahan

Hallo udah lama banget ga nulis, sekarang gue mau mengubah haluan konsep blog gue deh kayanya haha karna menurut gue review novel itu butuh mood dan saat ini I’m not in good mood. So gue mikirnya gue suka banget curhat dan dijadiin tempat curhat sama temen, nah setelah sharing sama suami, gue memutuskan untuk mencoba menuliskan tips-tips berdasarkan pengalaman gue, sahabat maupun lingkungan disekitar. Semoga bermanfaat untuk orang banyak 🙂

 

Tema kali ini gue mencoba untuk sharing tentang preparation wedding, semoga tulisan ini bisa bantu temen-temen yang lagi kebingungan dan galau. Gue termasuk newbie sih dalam pernikahan dan baru nikah sekitar tiga bulan lalu. Waktu persiapan pernikahan dulu gue semua konsep, pemilihan vendor, venue dan hal-hal kecil pernikahan. Kok semuanya sendiri sih? ga cape? ga ribet ? banyak banget pertanyaan dari orang sekitar. Kalo dibilang ribet, pasti ribet dan pusing banget apalagi ketika mendekati hari H. Setiap orang pasti punya impian pernikahannya dan maunya pasti dikemas dengan sempurna. Tapi namanya manusia ga penah puas, prinsip gue dan suami saat itu adalah ini kita ga bisa bahagiain semua orang dan ga bisa memaksa semua orang suka dengan apa yang kita punya. Jadi menurut gue kita gaboleh memaksakan diri melebihi kemampuan kita dalam mempersiapakan pernihakan demi membuat orang lain senang. Berikut beberapa aspek yang aku dan suami perhatikan dalam persiapan pernikahan :

  1. Melakukan Riset

Sebelum pernikahan sebaiknya melalukan riset seputar vendor cantering, venue yang bagus, kisaran harga dan lain-lain. Riset ini bisa kita dapet dari browsing di internet ataupun sharing dari cerita temen dan saudara. Kenapa harus melalukan riset sebelum melangkah jauh ? hal tersebut dilakukan agar kita ada sedikit gambaran untuk menentukan konsep, budget dan penentuan pemilihan vendor. Supaya kita memiliki standar pemilihan, bahan pertimbangan dll.

2. Tentukan tema

kalian harus menentukan tema yang akan dipilih, apakah pesta pernikahannya itu bernuansa nasional atau internasional sehingga kalian bisa merancang mau seperti apa pernikahannya nanti

2. Budget

Setelah melakukan riset, kita harus melihat berapa budget yang kita miliki. Budget itu penting banget, menurut gue budget adalah batasan kemapuan kita yang utama dalam menyiapakan berbagai hal . Pertama gue dan suami waktu itu buat skema budget pernikahan, yang mana isinya adalah perkiraan harga berdasarkan  kemampuan kita. Budget ini nantinya kita jadikan landasan dalam pemilihan berbagai aspek pernikahan agar tidak over budget diakhir. Pokoknya hindari yang namanya berhutang, karena akan berat setelah pernikahan.

3. Tentukan Gedung

Kenapa harus menentukan gedung setelah tau batas budget kita? karena rata-rata gedung saat ini harus dibooking minimal 3 bulan sebelumnya ada juga yang satu tahun sebelumnya. Untuk gedung yang bagus dan murah biasanya itu rebutan, beberapa teman sih bilang kalo gedung Kementerian Pertanian RI itu worth it tapi rebutan karena gedung tersebut luas dan harganyapun masih murah. Waktu gue nikah ga gedung itu karena full booked 🙁 . Oh iya jangan lupa tanya sama pihak gedung atau lokasi pernikahan, tempat tersebut masuk wilayah KUA mana.

4. Daftar KUA atau Catatan Sipil

Ga lucu dong setelah DP gedung kita sampe lupa buat daftarin pernikahan kita supaya sah dimata hukum dan agama. Kalo pengalaman gue, kenapa harus ke tentukan gedung atau tempat pernikahan dulu karena itu sebagai acuan kita untuk urus administrasi pernikahan. Contoh surat numpang nikah, kalo kita nikah ga sesuai alamat KTP kita harus buat surat numpang nikah dan lokasi pernikahan akan menentukan dimana KUA untuk kita mendaftar. Dulu gue di Kementerian Ketenagakerjaan RI di Gatsu, nah gedung ini masuk wilayah KUA Setia Budi, karena KTP gue bukan KTP di sana jadi gue harus buat surat numpang nikah untuk daftar KUA.

4. Catering

Menurut gue pribadi catering adalah aspek yang krusial dalam pernikahan. Kenapa? karena kita ngundang orang dalam pernikahan, kita harus menyuguhkan makanan yang enak dan pastinya harus mencukupi. Saran kalo mau order catering sebaiknya dilebihkan dua kali lipat dari jumlah tamu undangan, hal tersebut disiasati untuk mengindari kekurangan makanan. Waktu memilih vendor catering sebaiknya lakukan tes food beberapa kali untuk memastikan rasa dan tampilan.

5. Dekor, pakaian, Make up, Souvenir, dan printilan kecil yang diperlukan.

Biasanya dekor dan pakaian itu saling berhubungan, setelah kalian punya tema akan lebih mudah menentukan pakaian seperti apa sih dan dekor kaya gimana. Tapi jangan lupa tetap acuannya dengan budget yang dibuat dan harus terus komunikasi dengan pihak – pihak yang kita anggap berkepentingan. Kadang pas lagi persiapan pernikahan itu galau banget kalo mau menentukan pilihan, jangan lupa tanya ke orang terdekat yang kita dan selalu diskusi. Tapi inget keputusan ada ditangan kita karena kita yang menjalankan.

 

Intinya menurut gue kita sebagai calon pengantin harus sering baca, browsing dan minta pendapat orang lain yang berpengalaman dan kita harus sering mengcontrol diri kita harus tetep positif dan relax karena pada saat proses persiapan pernikahan pasti selalu ada badai hehehe 🙂

 

 

 

Susah ga sih jadi blogger ? Susah ga sih nulis?

Susah ga sih jadi blogger ? Susah ga sih nulis?

Long time no see, beberapa bulan lalu sempet vakum buat nulis karena ngurusin pernikahan jadi ga fokus buat nulis. Kali ini gue bukan mau review buku, sebenernya banyak banget buku di rumah yang udah dibeli tapi belum dibaca, ya karena beberapa bulan lalu gue fokus ngurusin pernikahan.

Oke kita mulai sharingnya yaa. Susah ga sih jadi blogger? jujur gue pribadi juga pemula yang cuma berani nulis karena modal hobi mengarang, merangkai kata dan baca novel. Hobi mengarang gue pun diyakini muncul karena nilai Bahasa Indonesia gue A terus men hahahaha.

Ini gue cuma sharing berdasarkan pengalaman dan beberapa referensi yang gue baca. Jadi blogger sebenernya susah gampang. Kuncinya menurut gue adalah fokus. Tapi masalahnya sekarang yang muncul gimana caranya supaya bisa fokus. Kadang ada beberapa orang yang mau nulis kalo mood nya lagi oke, baru muncul inspirasi buat nulis, bingung nentuin tema yang mau dibahas, sulit buat ngatur waktu karena saking sibuknya. Beberapa yang gue sebutin tadi mungkin temen-temen ngalamin, termasuk gue. Gue adalah salah satu orang yang emang males banget buat nulis kalo moodnya ga oke.

Tapi jangan patah semangat, ga ada masalah yang ga bisa diselesain. Beberapa kendala diatas sebenernya yang bisa ngejawab cara nyelesainnya diri kita sendiri. Gue pernah kepikiran bahwa kita manusia sebenernya sumber masalah. Masalah-masalah yang kita alami sebenernya berasal dari diri kita sendiri dan penyelesaiannyapun berasal dari kita sendiri dan Tuhan tentunya. Kok gitu? contoh agak melenceng kalo kalian punya masalah trus cerita sama temen, kalian ga akan berenti cerita dan terus cari jawaban karena psikologis diri kita belum ngerasa puas. Titik itu sebenernya bisa tercapai sama diri sendiri. Bisa melalui berdoa dan meyakini diri, intinya banyak caranya dan tiap orang akan berbeda-beda, coba berdamai dengan diri agar

Kembali ke permasalahan kok susah sih buat nulis, tapi pengen nulis. Ada tips b buat kalian dari gue yang mungkin bisa dicoba :

1. Tentuin tujuan kalian menulis apa ?

Kalian harus menentukan apa tujuan awal menulis, apakah untuk komersial yang menghasilkan rupiah atau hanya penyalur hobi ? . Setelah menentukan tujuan kalian secara tidak langsung akan timbul motivasi dengan sendirinya dalam diri. Contoh tujuan menulis hanya untuk menyalurkan hobi dan berbagi informasi, kaya yang gue lakuin sekarang. Yaudah gue ga akan pusing mau tulis apa.

2. Coba fokusin kalian suka sama tema seperti apa ?

Kok penting sih tentuin tema, iyalah penting. Kalian ga akan tau mau fokus nulis apa kalo ga ditentuin temanya. Objeknya harus dibuat mengerucut agar bisa timbul fokus. Kalo terlalu luas, nantinya akan bingung. Contoh kalian seseorang yang puitis, suka nulis dan mau dibaca orang. Dengan begitu ada batas-batas pembahasan di dalam penulisan.

3. Coba atur waktu

Setiap orang pasti punya kegiatan berbeda-beda. Pasti ga semua orang punya waktu luang yang sama, nah coba deh buat arrange waktu minimal 30 menit dalam sehari buat nulis draft tulisan minimal kalo emang sibuk banget. Kalo memang dirasa masih sulit, coba selalu buat note di handphone atau bawa buku kecil, jadi begitu inspirasi dateng langsung buru-buru di catet supaya ga kehilangan momentnya.

selamat mencoba, semoga membantu 🙂

Review Pulang – Tere Liye

Review Pulang – Tere Liye

Sesuai janji yang kemarin, kali ini gue bakalan mencoba merivew series pertama dari sekuel Novel Pulang. Buat informasi aja sih kalo novel ini ada lajutannya dan gatau bakalan ada series yang ke tiga atau ngga. Kalo menurut penilaian gue novel ini kalo dinilai dari range 1-5 novel ini gue nilai 4,3. Ada satu petikan percakapan di dalam novel ini, seperti biasa kenapa gue jatuh cinta sama novel karangan Tere Liye ya walaupun ga semua tapi kebanyakan mengandung makna mendalam dan bahasanya kena banget sih.

“Aku tahu sekarang, lebih banyak luka di hati bapakku dibanding di tubuhnya. Juga mamakku, lebih banyak tangis di hati Mamak dibanding di matanya.”

Novel ini menceritakan tentang sebuah kisah tentang perjalanan pulang dan mencari hakikatnya makna dari kata “pulang” itu sendiri. Segala hal nya dilewati melalui pertarungan demi pertarungan bagaimana cara bertahan hidup, untuk memeluk erat semua kebencian dan rasa sakit.

Novel ini punya dua cover, yang akan dibahas adalah cover lama soalnya gue waktu itu beli pas cover yang lama kira-kira tahun 2016. Adapun cetakan pertama novel ini terbit di tahun 2015, dan di tahun 2018 novel ini cetak cover baru. Kalo kalian pesaran kalian bisa search langsung di google atau liat fisik aslinya di toko buku. Menurut gue cover si novel ini cukup menggapbarkan isi cerita secara keseluruhan. Kalo kalian udah baca pasti paham kaitan cover dengan makna isi novelnya. Covernya juga cukup menarik, dengan bentuk soft  cover cukup ngebuat novel ini ga berat cuma mungkin gampang keriting aja kali ya ujung covernya. Soalnya yg gue punya beberapa kali dibaca (sama beberapa orang sih ehehe) bikin covernya jadi lecek. Tapi secara pribadi gue lebih suka soft cover dibanding hard cover karena gabisa dilipet-lipet gitu kalo baca sih hehehe. Kalo dibandingkan dengan cover 2018 gue lebih suka cover lama sih 🙂

Harga:

Tahun 2016 gue beli novel ini sekitar Rp. 68.000 kalo ga salah, tapi di cover yang baru cetakan 2018 harganya jadi naik sekitar Rp. 76.000/Rp. 78.000 di toko buku di Jakarta. Kalo harga untuk luar Pulau Jawa biasanya beda lagi yaaa. Harganya lumayan naik sih dan ketebalan novelnya pun sekitar lebih dari 400 halaman.

Konten dan Isi Buku:

Menurut gue pribadi secara cerita yang ada di novel pulang ini oke, tapi balik lagi ke sudut padang masing-masing. Cerita yang disajikan juga cukup membuat hati ini bertanya-tanya dan banyak kejadian mengejutkan sih hahaha, kalo bahasa gampangnya sih nagih pengen baca terus. Banyak istilah baru yang kita ga paham, ya lumayan nambah ilmu pengetahuan. Secara alur sih maju mundur, ada beberapa chapter yang ngebahas tentang masa lalu si tokoh utama. Sudut pandang yang digunakan adalah aku, sudut pandang orang pertama. Aku dalam novel ini mewakili Bujang atau dalam cerita dikenal juga sebagai si Babi Hutan.Intinya novel ini menceritakan perjalanan si Bujang menjadi seorang Tauke Besar di Keluarga Tong (keluarga terpandang) ditengah masa lalu yang tidak begitu baik dan harus bertahan di dunia  shadow economic yang ga pernah sama sekali dia ketahui. Si Bujang sendiri adalah anak lelaki dari keluarga terpencil yang ga pernah kebayang bisa menjadi orang penting, si anak kecil ga penuh dengan teka teki dan kepedihan dalam hidupnya. Intinya novel ini menceritakan perjuangan keras kehidupan, kasih sayang seorang ibu, tekad, ego, ambisi, kesetiaan dan perjuangan.

Kalo kalian tipe pembaca yang suka berimajinasi dan suka sama petualangan kehidupan yang cukup keras, menurut gue kalian wajib baca novel ini.

 

Sekuel Pulang & Pergi oleh Tere Liye

Sekuel Pulang & Pergi oleh Tere Liye

Tahun 2015 salah satu penulis terbaik Indonesia, Tere Liye telah mengeluarkan karya terbaiknya yang berjudul “Pulang”. Novel dengan ketebalan sekitar 400 halaman ini telah menarik perhatian para pecinta novel tanah air. Novel ini menceritakan tentang sebuah kisah  perjalanan pulang, melalui pertarungan demi pertarungan, untuk memeluk erat semua kebencian dan rasa sakit. Novel yang menceritakan bagaimana menghadapi getir kehidupan dan perjuangan untuk mencari makna dari kata pulang itu sendiri. Tidak berhenti disitu pada awal tahun 2018, Tere Liye pun melanjutkan perjalanan si tokoh utama dan dituangkan dalam novel lanjutan  yang berjudul “Pergi”. Novel Pergi menjadi best seller  di tanah air. Tere Liye sebagai penulis novel tersebut menceritakan si tokoh dengan begitu apik. Sama seperti novel-novel sebelumnya disetiap lembaran cerita selalu tersirat makna dalam yang dapat kita petik dan direnungkan.

Soo, buat kalian yang udah baca Novel Pulang wajib banget melalukan perjalanan imajinasi kalian untuk kembali mengingat tokok sakral dalam sekuel ini, mulai mengingat kembali bagaimana Si Bujang mencari makna dalam setiap perjalanan dan kejadian di dalam hidupnya untuk mencapai apa itu hakikatnya kehidupan dan makna yang tersirat di dalamnya. Kedua novel itu bakalan gue review dan gue bahas, di next post selanjutnya. 🙂

Tips Memilih Novel

Tips Memilih Novel

Milih novel emang dirasa agak susah susah gampang, buat gue sih khususnya ada beberapa hal yang harus diliat. Kok gitu? iya menurut gue penting, karena setiap orang pasti punya selera dan tingkat ketahanan membaca yang beda-beda. Kali ini gue bakalan sharing beberapa hal cara memilih novel berdasarkan pengalaman. Ketika lo di toko buku pasti pengen dong baca dan beli semua, tapi kadang banyak kendala yang kalian alami contohnya keinginan membeli 3 buku kemampuan membeli cuma 1 buku, alhasil galau dan kepikiran hehehe. Atau bisa juga kalian punya kemampuan beli buku banyak, cuma pas dibeli bukunya ga kalian banget gitu jadinya ga kebaca dan numpuk gitu aja.

Menurut pengalaman gue, ada beberapa tips yang ampuh bisa kalian terapin nih gaes :

Baca sinopsis belakangnya

Pergi – Tere Liye

Kenapa kalian harus baca sinopsis belakangnya? karena menurut gue sinopsis yang ditampilkan dicover belakang buku bisa sedikit ngebantu kalian untuk memutuskan apakah buku tersebut menarik buat kalian pribadi. Kenapa gue bilang pribadi? karena kadang kita gabisa nyamain kesukaan kebanyakan orang sama kita, kalo kita liat review dibeberapa blog buku misalnya 80% menganggap buku itu oke dan menarik tapi pas lo yg baca kenapa lo ngerasa ga seru. Nah itu dia, kenapa gue bilang kalian harus mencari sisi menariknya berdasarkan diri kalian sendiri.

Coba liat review

Nah gue juga menyarankan, setelah kalian udah oke nih sama sinopsis yang ditampilin dibelakang cover tadi kalian juga harus liat beberapa review buku yang mau kalian beli. Lita ratingnya dari situs-situs terpercaya dan yang pasti liat komentar para pembaca lainnya. Hindari membaca situs yang spoiler yaaa, karena akan rugi dikalian sih ga akan ngerasa suprise lagi sama jalan ceritannya.

Liat penulisnya

Penulis Novel

Nah buat para pencinta novel pasti punya penulis favorite, yang pasti bakalan yakin dan gabakalan ragu buat bele karena udah paham karakter si penulisnya. Tapi buat yang baru pertama baca? kalian harus liat siapa penulisnya dan track record si penulis. Kalo saran gue, buat menambah gairah membaca, bagi pemula cari penulis yang emang udah banyak menghasilkan best seller. Biasanya kalo awal awal baca langsung dapet cerita yang menarik dan berkesan pasti kalian bakalan ketagihan baca.

Jangan ketipu cover

Ketika kalian jalan ke toko buku dan ngeliat buku dengan cover menarik, jangan langsung beli. Plis cover bagus belum tentu cerita menarik seius ini pengalaman. Emang bener sih cover adalah nilai jual pertama penulis buat hasil karyanya agar masyarakat beli tapi gue amat tidak menyarankan kalo kalian membeli novel karena meliat covernya bagus.

Liat gaya bahasanya

Bagian ini menurut gue penting, kalo gue pribadi ketika memutuskan buat beli sebuah novel bakalan liat gaya penulisannya. Jujus gue gasuka kalo novel yang dimana si karakternya percakapannya pake bahasa gaul contoh “gue dan elo” dll. Gue lebih suka tulisan yang baku tapi santai, menurut gue formal aja tapi gamengurangi nilai menariknya sih. Nah karena tiap orang beda-beda, kalian harus perhatiin juga aspek ini yaa.

Harga

Terakhir sih menurut gue hal yang harus kalian liat adalah harga si buku itu. Kenapa sih harus? jelas hal ini penting. Kita harus mengukur apakah dengan harga sekian, ketebalan bukunya sekian dan dll itu wort it. Bukan hanya itu saja, kalian juga harus menyesuaikan dengan kantong pribadi kalian, jangan memaksakan yaa.

Sekian gaes sharing cara milih novel menurut versi gue, semoga bermanfaat yaa.

Novel Rindu by Tere Liye

Novel Rindu by Tere Liye

Hallo..

Ini pertama kalinya gue nulis lagi setelah jeda lama banget dari awal masuk kuliah dan lebih tepatnya baru dibuatin media baru buat ngeluangin waktu hehehe. Jadi maafin kalo pembahasannya agak krik-krik ya netizen yang kece, untuk itu gue butuh banget saran kalian so klo kalian berkunjung tolong-tolonglah yaaa tinggalin jejak di blog gue 🙂 (Pasang senyum tulus).

Oke gamau basa basi abcd lagi, gue pecinta novel tapi gasemua novel gue cintai. Kenapa ? kok gitu? berat soalnya shayyy kalo semua dicintai, satu aja ga fokus #eaaa hahaha. Sst jadi ngalur ngidul, oke kali ini gue akan mencoba menjadi reviewer amatiran tentang novel  terbaik menurut gue karangan dari Tere Liye yang judulnya “Rindu”

Sebelum mulai, gue mau ngutip salah satu quote favorite di novel ini :

“Lepaskanlah. Maka besok lusa, jika dia cinta sejatimu, dia pasti akan kembali dengan cara mengagumkan. Ada saja takdir hebat yang tercipta untuk kita. Jika dia tidak kembali, maka sederhana jadinya, itu bukan cinta sejatimu. Hei, kisah-kisah cinta di dalam buku itu, di dongeng-dongeng cinta, atau hikayat orang tua, itu semua ada penulisnya.
Tetapi kisah cinta kau, siapa penulisnya? Allah. Penulisnya adalah pemilik cerita paling sempurna di muka bumi. Tidakkah sedikit saja kau mau meyakini bahwa kisah kau pastilah yang terbaik yang dituliskan.”
Tere Liye, Rindu

Cover

Tahun 2018 ini Novel Rindu ini baru aja berubah cover, cover yang gue tampilin di blog adalah cover lama. Secara pribadi sih kalo gue lebih suka sama cover yang pertama, kenapa? menurut gue lebih menarik aja dan cocok sama judulnya. Warna putih menurut gue mencerminkan kata-kata rindu yang bersih dan sahdu. Bukan berarti cover 2018 sekarang ini ga bagus yaa, bagus kok cuma kalo gue pribadi lebih suka cover lama.

Harga

Buku ini waktu gue beli kira-kira tahun 2016 Rp. 69.000 tapi kemarin gue sempet beberapa kali jalan ke toko buku terbesar di Indonesia, harga buku ini sekitar Rp. 79.000. Terjadi kenaikan sebesar Rp. 10.000, wajar sih menurut gue pertama buku ini emang recomended buat dibaca, isinya bagus, dengan ketebalan buku lebih dari 500 halaman dan yang paling penting sih jadi best seller dan menjadi peraih penghargaan dalam book award di tahun 2015.

Konten dan isi buku

Oke bagian paling menarik menurut gue yaitu bahas isi buku. Jujur gue pribadi excited sama buku ini karena emang bagus banget sih, dari segi gaya bahasanya pun gue suka. Alur cerita yang ditampilin buku ini maju-mundur, dan yang menarik sih banyak bangetn pesan pesan nilai kehidupan yang tersirat di dalam buku. Intinya buku ini menceritakan tentang 5 tokoh yang mana masing-masing memiliki permasalahan tentang aspek-aspek yang ada dalam kehidupan. 5 tokoh tersebut menginsiprasi kita dengan pemaparan cerita yang menarik dan memberikan solusi dari masalah tersebut disajikan dalam perjalanan sebuah kapal pesiar.

Kalo kalian tipe pembaca yang realistis dan suka sama buku yang ada kaitannya tentang nilai-nilai kehidupan, menurut gue kalian wajib baca buku ini.

Rindu – Tere Liye