Dongeng Bisa Bikin Anak Cerdas

0
32
from pixabay

Hampir semua ahli Parenting menyarankan dongeng sebagai salah satu sarana pengasuhan kita. Banyak penelitian yang telah membuktikan manfaat dongeng bagi perkembangan psikologis putra-putri kita. Seiring perkembangan teknologi, kegiatan mendongeng saat ini nyaris terlupakan. Padahal, banyak manfaat yang bisa didapatkan anak-anak saat mendengarkan dongeng yang dibacakan oleh orang tuanya.

Menurut psikolog Monica Sulistiawati yang dikutip dari kompas.com mendongeng juga memiliki banyak manfaat lain, diantaranya: 

1. Perkembangan kognitif

Untuk dapat memperluas pengenalan objek seorang anak, pada saat mendongeng, gunakan alat peraga misalnya buku bergambar. Dengan begitu, anak bisa melihat bentuk dari tokoh yang diceritakan dalam dongeng. Imajinasi anak menjadi berkembang, si anak belajar bagaimana membayangkan sesuatu hal tersebut dapat meningkatkan kreativitas anak. Selain itu, dongeng juga dapat menambah wawasan. Melalui kisah-kisah dongeng, anak mendapatkan berbagai informasi. Anak juga dapat mempelajari sebab akibat serta belajar menganalisa. Melalui dongeng juga, pemikiran anak menjadi lebih baik, lebih kritis dan cerdas.

2. Mempelajari Norma Kehidupan

Bukan hanya itu saja, untuk perilaku sehari-hari anak juga bisa memahami hal mana yang perlu ditiru dan tidak boleh, sebab banyak ibu buku cerita dongeng menyelipkan ajaran norma-norma seperti sosial, agama dan sopan santun. Banyak contoh dikehidupan sehari-hari yang bia dijelaskan kepada sang anak, sehingga anak menjadi tau mana yang harus baik dan buruk. Kadang kala anak kecil harus dijelaskan dengan perasaan gembira dan imajinasi tinggi agar dia memahami maksud perkataan.

3. Mempererat Ikatan Hubungan dengan Orang Tua

Mendongeng juga memperat ikatan anak dan orang tua kesibukan orang tua kerap kali membuat komunikasi anak dan orang tua kurang intensif. Dengan mendongeng, orang tua berdekatan secara intim, komunikasi efektif pun berjalan dengan baik. Apalagi kedua orang tuanya bekerja dan hampir 24 jam tidak berada di rumah, hal ini jelas membuat ke intiman anak dan orang tua menjadi sangat kurang, apabila hal ini dibiarkan terus menerus akan membuat anak menjadi kurang peduli dan acuh terhadap orang-orang terkasih.

4. Mengembangkan daya imajinasi 

Dunia anak adalah dunia imajinasi. Anak memiliki dunia sendiri dan tak jarang mereka berbicara dengan teman khayalannya. Dengan daya imajinasi yang masih sangat bagus ini, maka orang tua harus bisa mengarahkannya ke arah yang positif dan tetap terkontrol. Anak yang kurang imajinasi bisa berakibat pada pergaulan yang kurang, sulit bersosialisasi atau beradaptasi dengan lingkungan yang baru.

5. Meningkatkan keterampilan berbahasa

Dongeng merupakan stimulasi dini yang mampu merangsang keterampilan berbahasa pada anak-anak. Kisah-kisah dongeng yang mengandung cerita positif tentang perilaku membuat anak-anak menjadi lebih mudah dalam menyerap tutur kata yang sopan. Selain itu dari segi perkembangan bahasa, anak yang sering mendengarkan orang tuanya mendongeng maka perkembangan linguistiknya lebih meningkat dibandingkan anak yang tidak pernah didongengkan.

6. Membangkitkan minat baca

Membaca dapat membangkitkan minat baca si anak, mengapa? Dengan memberikan cerita dongeng pada anak-anak, mereka akan tertarik dan penasaran untuk mencari tahu. Inilah dimana keingian untuk membaca semakin meningkat. Sehingga kelak di masa depan mereka akan terus memiliki kebiasaan positif yang dapat meningkatkan pengetahuan dan pengembangan diri

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here